Blog EntryKUATKAN DAN TEGUHKANLAH HATI ANDAMay 7, '08 3:36 AM
for everyone
Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh,
bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah
diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi.
Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi
renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati
sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian
perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. Bukankah telah
Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi." Yosua 1:7-9

Yosua memiliki alasan kuat untuk merasa takut. Bangsa Ibrani bukanlah
bangsa yang mudah dipimpin. Bangsa Israel telah terbukti tidak setia dan
suka memberontak. Mereka memiliki kereta tempur dan pasukan berkuda yang terampil. Kota-kota mereka terlindung oleh dinding-dinding yang kuat.Empat puluh tahun sebelumnya, bangsa Israel telah berusaha memasuki Tanah Perjanjian di bawah kepemimpinan MUsa. Upaya itu berakhir dengan tangisan, ketakutan, serta kegagalan. Sekarang, setelah empat dekade mengembara di padang gurun, apakah mereka siap berperang dengan pasukan musuh yang berpengalaman itu? Jika Musa saja tidak berhasil, memangnya Yosua bisa lebih baik?

Lalu Allah berbicara kepada Yosua. Jika ia ingin menang, Yosua harus
melakukan dua hal. Yang pertama adalah bersikap berani. Ini bukanlah
suatu pilihan; ini adalah perintah. Allah tahu bahwa Yosua akan
menghadapi situasi yang dapat menakutkannya setengah mati, namun ia
tidak perlu takut kepada apapun karena Allah akan menyertainya. Itu
adalah masalah iman. Allah memberitahu Yosua untuk benar-benar
mempercayai-Nya. Rasa takut akan menjadi tanda bahwa Yosua meragukan
Alah, jadi tak ada yang perlu diragukan. Kedua, Allah memperingatkan
Yosua agar tetap setia terhadap Kitab Suci. Ini menuntutnya untuk
mengetahui Firman Allah dan merenungkannya siang malam. Dengan begini,
Yoasa tidak akan terombang-ambing oleh pemikiran manusia, melainkan akan tetap berada di tengah-tengah kehendak Allah. Dengan kata lain, Allah menuntut ketaatan yang sungguh-sungguh dari dosa.

Iman. Ketaatan. Inilah dua hal yang Allah tuntut dari Yosua. Sebagai
balasannya, Allah menjanjikannya kemenangan dan kemakmuran. Jika Anda
menghadapi suatu masalah yang besar, percayalah Allah dan lakukanlah apa
yang dikatakan Firman-Nya kepada Anda. Anda akan mengalami kehadiran
Allah, dan Ia akan memberi Anda kemenangan.


"Taken from SSCQ mail list forum..."

mixmaxstore wrote on May 7
Terkadang juga karena kita nya terlalu egois dan marah, akhirmya kita gak bisa melihat jalan yang sudah Tuhan kasih ke kita yach sis, aku harus sering intropeksi diri nih :)
rika0220 wrote on May 7
Bukan sist aja kok yang harus intropeksi diri... Aku juga seperti itu.. Smoga kita tetep percaya ya sist kalo rencana Tuhan tu pasti selalu baik buat kita.. :)
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help